Sedikit Porsi untuk Menulis

Ah, menyesal memang tak ada gunanya. Tapi saat ini saya merasakannya. Atas apa? Atas sedikitnya porsi yang saya berikan untuk menulis semasa kuliah. Begitu juga dengan kakaknya menulis yakni porsi membaca.

Sudah selayaknya setelah wisuda bukan masih belajar lagi, tapi sudah menghasilkan karya. Yang banyak, segunung, di mana-mana. Kata-kata Kuntowijoyo berikut ini masih sangat cocok buat saya. Harus tahan, meski sudah bosan sebosan bosannya.

“Jika seseorang ingin menjadi penulis, maka cukup mulai saja menulis, baru selanjutnya lanjutkan menulis, kemudian ulangi lagi menulis. ”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s