Niat

Menyeret langkah sudah jauh, tapi jalannya tetap di tempat saja

Keluh kian riuh

Rintik air mata dan peluh pun menjadi juara dalam sia-sianya

Ada suara menggema

LURUSKAN NIAT!

Tapi, ia sudah mencari-carinya

Lagi-lagi ia bertanya,

Niat itu ada dimana?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s