Catatan Parenting #2: Homeschooling Nggak Ya?

20160823_104050-01

Dulu jaman kuliah, ada denk belajar tentang HS. Kelemahan dan kelebihannya. Menarik sih tapi belum tertarik. Karena yang menonjol bagi saya saat itu kelemahannya, perihal sosialisasi anak-anak HS yang cenderung kurang terpenuhi.  Continue reading “Catatan Parenting #2: Homeschooling Nggak Ya?”

Catatan Parenting #1: Mengajarkan Tauhid Pada Anak

20160822_092414-01

Bener-bener mis yu somad sama blog satu ini. Walau pas awal rada kagok ngeliat perubahan tampilannya, tapi Alhamdulillah masih bisa ditaklukan, hehe. Kenapa setelah ditinggal lama tetiba kepikiran mau diisi lagi? Keinget sama yang Ali Bin Abu Thalib bilang,

Ikatlah ilmu dengan menuliskannya. – Ali Bin Abu Thalib

Continue reading “Catatan Parenting #1: Mengajarkan Tauhid Pada Anak”

MomPreneur Ga Keren Kalooo….

Dilema sedari lama. Ini usaha dilanjutin ga yah? Brand ini dimulai pas hamil 7 bulan Khansa. Dari merk segede gaban 😀 hingga merk cantik. Beberapa bulan lahiran, mulai aktif dan ikut bazar. Eh tiga bulan kemudian dikasi kepercayaan lagi sama Allah. Anak kedua 🙂

Alhamdulillah walau mual pusing juga, tapi ga separah pas hamil Khansa. Lebih kuat dan masih bisa sesekali pergi beli bahan. Berlanjut hingga 9 bulan pun. Alhamdulillah brand Lashonade Hijab makin dikenal. Agen bertambah-tambah Alhamdulillah. Bahkan http://www.LashonadeHijab.com pun hadir. Benar-benar selangkah demi selangkah menapak impian. Suami yang senantiasa menjadi partner, sempat juga punya tim. Namun karena manajerial yang kacau, ya seperti sekarang inilah adanya. CLOSED!

Perlu digaris bawahi. Lashonade Hijab bukan gulung tikar alias bangkrut 🙂 Alhamdulillah. Tapi karena naluri seorang ibu. Yah, ibu. Saya yang tak sanggup melihat anak-anak kurang kasih sayang. “Lho? Bukannya online shop gawenya di rumah aja?”

Betul. Tapi saya tidak bisa menjamin diri saya bisa memegang anak lebih banyak dan lebih lama dari gadget. Karena alat utama seorang pengusaha online shop ya gadget. Muhasabah lagi. Saat anak menangis, duluan mana yang dikerjain? Ping customer atau anak. Saat ada masalah dengan customer anak kena getahnya ga? Dan masih banyak lagi…. Well, merasa udah ga sehat, oke stop sampai di sini. Tapiii… Allah ngasi ujian. Customer dan agen banyak yang nanya. “Kok brenti ukh?.” Dan masih banyak pertanyaan lainnya. Terharu. Ternyata Lashonade Hijab cukup diminati dan disukai banyak orang.

Image

Bersambung… 😀

Katanya Anak adalah Anugerah

Artikel ini saya tulis saat Ayesha masih dalam kandungan. Ceritanya ini artikel buat diikutin lomba blog. Yah walopun ga menang, tapi seneng karena sempat mengabadikan salah satu momen terindah bersama mereka 🙂 Silahkan di baca dan moga manfaat….

———————————

Katanya, anak adalah anugerah. Tapi, mengapa sebagian ibu yang memilih membesarkan anak secara penuh, justru malah terlihat lelah dan stres menjalankannya? Katanya, anak adalah anugerah. Tapi, mengapa sebagian besar anak justru dijatuhkan harga dirinya di rumah? Dengan disalahkan setiap hari dan dimarahi 3 kali sehari (atau sehari 3 kali?) Sebenarnya, Anak bisa patuh tanpa DITERIAKI senang berbuat baik tanpa DIMINTA Anak akan belajar tanpa DIPAKSA Anak dapat mandiri tanpa DIGURUI Anak punya ketahanan diri tanpa DIISOLASI.

Continue reading “Katanya Anak adalah Anugerah”

Takut itu Dekat

Takut. Adakah manusia di dunia ini yang tidak pernah takut? Atau tidak ada hal yang ia takuti di dunia ini? Bicara soal takut. Saya hingga saat ini takut naik pesawat (baca: Anxiety). Βîڪä dibilang sudah puluhan kali naik pesawat, tapi tetap saja takut itu menyertai.

“Pesawat kan terbangnya puluhan ribu kaki dari tanah. Kalau jatuh….”

“Pesawat kalau terjatuh sering di tempat yang sulit dicari. Semacam perbukitan, pedalaman, di hutan. Evakuasi butuh waktu lama, jadi nyawa….”

“Pesawat pemandangannya cuma langit dan awan. Terlalu terfokus pada sedikit objek. Ga ϐîڪä main hp, dsb. Jadinya susah ngalihin rasa takut.”

“Setiap kali mencoba untuk tidur, malah mimpi pesawat yang ditumpangin jatuh. Berasa banget. Gamang.”

Itulah kalimat-kalimat yang sering berseliweran di otak/pikiran saya. Itulah kejadian yang saya alami saat menaiki burung besi itu. Lucu? Kadang memang, bagi sebagian orang, phobia terhadap suatu hal akan terlihat lucu dan aneh. Tapi begitulah. Alasan irasional bermunculan.

Namun di sisi lain, bukankah rasa takut ϐîڪä jadi semacam alasan agar kau lebih dekat dengan Tuhan? Bukankah seorang atheis sekalipun, ternyata juga memiliki rasa takut saat ia terdampar di tengah lautan. Sendirian dengan sebatang pohon, terombang-ambing. Takut. Apa yang ia lakukan? Meminta pertolongan pada Tuhan.

Maka, hingga hari ini pun, saya masih bersyukur. Manusia perlu menakuti sesuatu. Agar ia lebih sering menyebut Asma-Nya. Agar ia lebih sering berdo’a. Agar ia senantiasa butuh dengan Rabbnya.